Saat perjalanan ke Makassar lihat ada bus berwarna cokelat mangkal di UNHAS Gowa, kira awalnya ini mahasiswa lagi sewa atau gimana. Tapi ramai bener juga yang lalu lalang. Esokannya ke kampus naik ojol. Bang ojolnya bilang coba donlot aplikasi Teman Bus (singkatan dari Transportasi Ekonomis Mudah Aman dan Nyaman). Diterangkan pula kalau bis bis yang lewat itu Teman Bus yang merupakan pelayanan baru dari Kemenhub.
Melalui aplikasi itu bisa lihat jadwal bis, rute, dan halte dari Teman Bus dan paling tergiur adalah saat itu masih GRATIs!! 😆.
![]() |
| Jadwal Teman Bus |
![]() |
| Rute Teman Bus |
![]() |
| Halte Teman Bus |
Nah, Saya yang anak kalau misal ojol ke kampus sekitar Rp 25-29ribu sekali jalan sangat tertarik dengan hal ini. Nyampe di kampus langsung donlot aplikasinya dan coba pada hari itu juga untuk pulang.
Aku naik bentor menuju Pertamina di perempatan Tidung-Toddopuli karena disitu ada halte setelah liat aplikasinya. Terus nunggu, eh datang dong bisnya dan berhenti lalu pintu otomatis terbuka. Nailah...scan QR, terus duduk. Cukup ramai. Walaupun gratis tapi setiap naik tetap untuk scan QR yang dapat dilihat di bagian pengaturan aplikasi kepada perangkat pembaca di bus. Scan QR itu sebagai simulasi pembayaran digital jika nantinya sudah tidak gratis lagi. Ahiya jangan lupa layarnya dicerahin pas scan QR nya biar kebaca sama mesinnya
Rasanya nyaman banget. Tempat duduk memadai, ada pegangan jika yang berdiri, dan kursi khusus bagi orang orang khusus, Ber-AC, bersih, tersedia keamanan kaya pemecah kaca dan gas pemdam kebakaran, tempat sampah, WiFi, yang penting juga tidak ugal-ugalan.
Turunnya di Unhas karena pas pertama kali coba belum ada halte di Pertanian Gowa. Terus naik ojek lagi ke Perumahan Grand Sulawesi. Kalau dihitung harganya Rp. 12 ribu. Hemat setengah dari harga biasa. Walaupun memang kudu ngebentor/ngojek dulu 2 kali. Tapi selama ada halte di PERTANIAN Gowa (STPP), sisa jalan masuk ke perumahan jadi sisa ngabisin kurleb Rp. 7 Ribu. Hahahha. Karena terlalu jauh kalau mau jalan dari kampus ke halte. Apalagi kudu nyebrang dulu di jalan Hertasning yang seperti diketahui sangat rame kendaraan.
Sekarang bulan Mei 2022 setelah aku tanya Call center Teman Bus Makassar untuk tarifnya saat ini masih gratis, tetapi di haruskan membawa kartu elektronik atau non tunai (etoll/emoney). Kebetulan mereka bekerja sama dengan 4 bank jadi bisa menggunakan e-money mandiri, flazz BCA, brizzi BRI, dan tapcash BNI. Untuk kartunya bisa di beli di indomaret/ alfamart/ bank. Untuk 1 kartunya bisa digunakan beberapa orang, nanti discan saja sesuai dengan jumlah penumpang yg mau naik, dengan waktu jeda 3 - 10 detik. Jika belum ada kartu, bisa menggunakan scan barcode yang ada diaplikasi Teman Bus. Namun jika menggunakan barcode hanya bisa digunakan untuk 1 orang 1 aplikasi.
Didalam aplikasinya juga update soal artikel atau berita tentang perubahan sistem layanan Teman Bus. Seperti pada saat akhir bulan Desember menjelang tahun baru, diaplikasinya ada pemberitahuan kalau layanan Teman Bus sedang tidak aktif karena adanya evaluasi serta perubahan untuk jadi lebih baik dan bakal operasi kembali pada tanggal 16 Januari 2022. Setelah kembali beroperasi kalau di Makassar terjadi penambahan titik halte salah satunya di Pertanian Gowa itu. Jadi saya cukup excited karena tak perlu ngojek lagi dari Kampus Unhas Gowa ke Perumahan Grand Sulawesi. Apabila pelanggan masih ingin bertanya bisa menghubungi call center via WA atau tempat lainnya.
Layanan Teman Bus tidak hanya di Makassar tetapi ada di Banjarmasin, Surabaya, Bandung, Banyumas dll.
Layanan Teman Bus yang beroperasikan di Kota Makassar terdapat empat koridor. Layanan ini dioperasikan oleh PT Sinarjaya Megahlanggeng menggantikan layanan bus Trans Mamminasata.
| Koridor | Asal | Tujuan |
|---|---|---|
| K1MS | Mall Panakkukang | Pelabuhan Galesong |
| K2MS | Mall Panakkukang | Bandara Sultan Hasanuddin |
| K3MS | Kampus 2 PNUP | Kampus 2 PIP Makassar |
| K4MS | Kampus Unhas Teknik Gowa | Mall Panakkukang |
Tapi, ada beberapa kejadian lalu oknum oknum yang merusak bus Teman Bus, sama seperti awal hadirnya ojol di Makassar, ada ada saja yang tidak ingin dan berbuat masalah. Pada akhirnya semua akan hidup dekat dengan teknologi yang nyaman, efektif dan terjangkau seiring dengan perkembangan zaman. Mau tidak mau. Siap tidak siap. Kalau tak siap dengan perubahan akan ditelan oleh zaman. Iya atau iya?
Terimakasih untuk layanan Teman Bus, membantu perjalanan pulang pergi. Walaupun ada pula beberapa yang masih perlu lebih baik lagi. Terutama pada aplikasinya, mungkin karena masih baru jadi sering bug:
- Posisi GPS di aplikasi kurang akurat secara real time dan beberapa kali posisi bus tidak bergerak padahal nyatanya bergerak atau di aplikasinya posisi bus bergerak padahal masih di halte atau mangkal sejenak di tempat asal/tujuan.
- Halte pemberhentian kurang spesifik. Saya waktu naik ke 3 atau 4 kalinya, seperti biasa menunggu di halte Pertamina Hertasning tapi bus tidak berhenti disana walaupun sudah kukode dengan lambaian tangan. Kalaupun memang halte disitu mengganggu orang yang keluar masuk Pertamina sebaiknya dihapus saja di aplikasi. Jadinya Aku berjalan ke halte selanjutnya dulu. Itupun halte selanjutnya letak dengan foto masih kurang sesuai, seperti kudu diperbaharui GPS dan foto haltenya.
- Aplikasinya sering keluar sendiri atau kerestart sendiri.
Semoga bertahan lama, ya!
Salam Kuker Absurd!
At least semenjak ada teman bus hadir di Kab. Gowa dan kota Makassar. Saya lebih hemat 👏🏻 walaupun jajan jadi lebih banyak hahahah
Terus kalau mau turun di salah satu halte, bisa ngomong kesopirnya atau pencet tombol diatas pintu keluar. Karena biasanya walaupun setiap halte bus berhenti, kadang pintu keluar tidak kebuka. Apalagi kalau menurut sopir di area situ jarang yang naik atau keluar. Tapi, kalau Aku selalu berhenti dan dibukain pintu secara otomatis dan tidak pernah ngomong dulu ke sopirnya.








🗿
BalasHapusHahaha apa Akil 🗿🗿
Hapus