Selamat! Anda beruntung membaca
artikel ini.. wih..
Saya pernah baca sifat
seseorang itu pada umumnya ada yang Si Introvert, Si Ekstovert, dan Si
Ambivert. Saya sendiri mungkin tergolong Si Intovert. Jadi, Si Intovert itu
seseorang yang lebih cenderung focus dengan dunianya sendiri. Artinya, Si
Intovert itu kurang suka dengan suasana ramai dan lebih senang sendiri. Focus
dengan kegiatan sendiri dan lebih cenderung menutup diri. Ya saya memang
begitu. Macam saat menulis postingan ini. Saya berada di teras rumah, malam
hari, minum teh, dan dengar radio.
Lawannya dari Si Intovert itu
Si Ekstovert. Si Ekstovert itu seseorang yang cenderung terbuka dengan dunia
luar.
Sedangkan, Si Ambivert itu
adalah seseorang yang memiliki sifat Si Ekstovert dan Si Intovert.
Sudah jelas perbedaannya? Tapi,
mungkin saya lebih membahas Si Intovert.
Si Intovert ini punya
kekurangan seperti
1. kurang
percaya diri. Ya saya -_-
2. kurang
pandai berbaur, iya memang Saya sendiri membutuhkan waktu untuk mengenal orang.
3. teman
yang sedikit, haa tidak juga. bagaimana kalau para Intovert buat grup kan
temannya jadi banyak. Nanti, pas kumpul mengadakan acara lomba diam terlama.
4. kurang
bergaul karena cenderung mengurung diri lalu menulis blog -_- ..
5. Ini dari komen – komen orang katanya Si
Intovert itu orangnya sombong. Pernah waktu SMP, MOS, senior bilang saya
katanya sombong. Bukan sombong
sebenarnya tapi malu terus mukanya agak galak juga -_- tapi, seiring waktu
malah jadi akrab -_-.
6. Kurang
pandai bicara. Iya, saya memang kurang pandai dalam hal satu ini. Itulah yang
menyebabkan saya malas belajar yang kerjanya diskusi – diskusi terus. Itulah
juga kenapa saya punya blog ha.. dituangkan semua disini.
7. Ada juga yang bilang masukan dari Si Intovert
terkadang diabaikan, tidak juga sebenarnya. Menurut saya malah pendapat Si
Intovert lebih dipercayai daripada yang Si Ekstovert. Tapi, kadang – kadang Si
Intovert malu untuk berbicara di depan banyak orang.
8. Keberadaannya
kurang diakui. Kalau ini Si intovertnya yang masalah. Bukan berarti tidak
pernah diajak bicara malah merasa dirinya tidak diakui.
Bagi yang merasa introvert,
jangan sedih..Haaa.. sekarang kelebihannya.
1. Pandai
menyimpan rahasia, iya. Banyak rahasia orang yang menyimpannya ke saya, tapi
sudah kulupa semua.
2. Lebih
berwibawa, “Diam adalah emas” maksudnya Dia tak mau mencampuri urusan orang
terus bicara dengan omong kosong.
3. Sedikit
terhindar dari gossip. Hahahah saya mungkin tidak percaya sama satu ini.
4. Mudah
focus pada satu masalah, sikapnya yang berhati – hati dalam mengambil
keputusan.
\
5. Meskipun
kesannya pendiam tapi, kalau sudah kenal baik bisa – bisa jiwa ekstovertnya
yang terpendam keluar.
6. Introvert
itu memang jarang mengeluarkan kata. Tapi, dia ahli dalam mengamati apa yang
ada disekitarnya.
7. Si
Intovert cocok untuk jadi teman curhat.
8. Intovert
itu hanya berteman dengan orang – orang yang benar – benar ingin jadi temannya.
Karena itu dia lebih menghargai teman.
9. Si
Intovert punya imajinasi yang luas. Saya pernah baca kalau rata – rata Si
Intovert itu jago gambar, buat desain, jago menulis cerpen atau hal – hal yang
terkait dengan seni.
10.
Lebih mandiri karena dia suka sendiri.
11.
Penyabar. Karena, Intovert terbiasa menunggu
12.
Cinta damai.
13.
Punya sifat tekun dan tanggung jawab. Walaupun
ada sifat malasnya tapi mereka tetap berusaha menyelesaikan tugasnya.
14.
Introvert juga rata – rata jadi hacker dan
cracker :V
Lebih banyak kelebihannya di’…
Tapi, ada cara untuk perbaiki
kekurangan diatas menjadi lebih baik yaitu belajar meningkatkan kepercayaan
diri tanpa harus berubah drastis.
Setiap orang punya kemampuan
masing – masing. Betul?
Banyak orang frustasi akan
kekurangan dirinya baik fisik, ekonomi, skill, atau jiwa. Agang kenal Louis
Braille,Mark Zuckerberg, atau Ludwig Van Beethoven?
Louis Braille mengalami
kerusakan pada kedua matanya yang menyebabkan dia mengami kebutaan. Dia tidak
putus asa, ia menciptakan abjad Braille yang membantu tunanetra untuk bisa juga
membaca.
Mark Zuckerberg dia memulai dari sebuah situs penghubung mahasiswa
Harvard, ternyata banyak yang suka. Dia pun DO dari Harvard untuk mengembangkan
situs itu menjadi facebook. Dia pernah menolak tawaran Friendster yang ingin
membeli Facebook seharga 10 juta US $, dan ulacon seharga 750 juta dollar dan
dari yahoo sebesar 1 milliar dollar.
Ludwig van bethoven saat berumur 20an,
tanda – tanda ketuliannya mulai tampak. Tapi, walaupun mengalami ketulian
akhirnya ia menjadi composer yang terkenal. Karya Beethoven yang saya paling
suka itu symphony no. 5 Allegro Con Brio.
Banyak diantara mereka Agang
berpikir mereka adalah orang yang hebat. Apakah Agang pikir Agang bukan orang
yang hebas? Agang dan mereka itu sama. Sama – sama makan kalau lapar. Sama –
sama Minum kalau haus. Sama – sama Tidur kalau mengantuk. Dan sama – sama mau
jadi orang yang berhasil. Mereka bisa mengubah kekurangan mereka menjadi
kelebihan. KENAPA KITA TIDAK?
Kalau kita tahu kekurangan
kita. Kita baliklah kekurangan itu jadi kelebihan. Misalkan, kekurangan ekonomi
menjadi kelebihan / cukup. Jadi, harus tahu cara mencari dan mengelola uang
dengan sebaik – baiknya. Terus, kita cari apa kelebihan kita misalkan menulis,
menggambar, berkebun dsb. Asahlah terus
skill kita. Insya Allah ekonomi kita akan membaik. Terus, kalau ada yang bilang
kita bodoh. Jadikan itu motivasi dan terus mencari ilmu. Karena semua orang
juga pernah tak tahu apa – apa. Yang terakhir, berdoalah kepada tuhan. Tuhan
selalu punya jalan terbaik untuk kita.
Nyamanlah jadi diri sendiri.
Ya, itu menurut pandangan
pribadi saya. Hahahaha.
Tapi, saya mau bertanya kalau
misalkan orang Intovert itu berteman dengan orang Ekstovert apa sifatnya bisa
berubah menjadi ekstovert? Atau sebaliknya?
Ayo, komentar. Kasihan kalau
kosong.

Kwren juga ya baca artikel.ginian
BalasHapusNice artikel. Keliatan jiwa menulisnya. Keep it up
BalasHapus