Bicara tentang olimpiade saya suka bulutangkis

Assalamu alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Halo.. selamat malam Agang

Saya mau minta teriaknya dulu…

Minions adalah salah satu karakter kartun favorit saya. Di bawah ini salah satu minion favorit saya..



Abaikan editan anak SD diatas!!!

---
Ada info kalau olimpiade mulai. Seru. Ayo kita dukung Indonesia untuk mampu mendapatkan prestasi yang baik. Seperti, Indonesia dapat medali perak dicabang  angkat besi. Katanya olimpiade yang digelar di Rio de Janiero, Brazil ini rekor karena ada 206 negara yang ikut lombanya.

Waktu SMP pernah olahraga main futsal cewek. Saya mau jadi kipernya. Kenapa semua mau jadi striker? Kita tidak pernah pikir mau jadi kiper.

Bicara tentang olimpiade saya suka bulutangkis. atlet bulutangkis yang kusuka itu Taufik Hidayat, Susi Susanti, Tontowi Ahmad sama liliyana Natsir.

Omong – omong tentang atlet, saya punya tebakan.

Siapa atlet yang paling sopan?

-Messi. Kan Messi Pak, Bu’ mau lewat.-_-

Atlet basket yang main di Amerika tapi asal jawa?

-Michael Jombang. -_-

***

Ada yang biasa lihat bully – bullyan antara kakak kelas sama juniornya. Begini

“hey kamu..”

“iya, Kak apa?” *takut*

“minta uang?”

“ha? Saya mau ikut les kak!”

“hahaha, alasan. Sini uangnya”

“Betulan. Saya mau pergi les”

“les apa memangnya?”

“Lesehan”

“…”

Jangan pernah ye membully..

^^^

Saya pernah jadi protokol upacara gampang tinggal baca. Tapi, saya salut lihat pembawa acara di TV bicaranya lancar dan seru kalau membawa acaranya. Paling menarik itu yang acara dangdut itu. Ya.. yang itu.. Pembawa acaranya lucu. Tapi, biasanya bosan karena nyanyinya 3 menit saja komentarnya 3 segmen. Misalkan:

“kita panggil Lia dari Malino”

Nyanyi

“rarirarirarirariraaaa~~~ “

“Ya. Komentarnya silahkan Masidayu”

“You punya nyanyi banyak picing lah. Tidak baek lah. Kalau picing banyak skali, bisa – bisa jadi botak lah”

“sekarang bunda bunda Rita bunda Rita..bla…bla..”

“nyanyi kamu memang malam ini kurang bagus, sukses ya say”

“Lia katanya kamu sudah lama tidak bertemu mama, berapa lama?”

“sudah 7 dekade” *sambil menangis*

“ada yang ingin kamu sampaikan. Siapa tahu Mama kamu nonton”

Lia menghadap kamera

“Ma, Aku rindu Papa, Ma ! Mama tidak. Soalnya Mama pelit. Tidak pernah kasi uang jajan”

“oke, kita panggilkan Mama Lia”

Eh ternyata yang datang lumba – lumba. Kan Mama – Lia.

&&&

Ada yang di rumahnya pakai AC tidak? Kalau saya tidak, kipas angin saja tidak ada. Karena di Malino itu hawanya dingin. Terletak di pegunungan toh. Ini saya ada tips kalau mau dingin tapi murah pakai ayam saja. Begini caranya:

Gantung ayamnya pakai tali dengan ayamnya itu posisi terbalik tidak lain itu kepalanya dibawah. Kan pasti ayam itu kepak – kepakkan saypnya. Ha.. disitulah ada angin muncul. Enak kalau dibawah. Adem.

---

Home schooling dengan sekolah fomal itu beda. Kalau sekolah formal itu muridnya yang datang ke sekolah. Kalau home schooling itu gurunya yang datang ke rumah muridnya. Jadi, di home schooling itu kalau gurunya terlambat ke rumah murid. Gurunya yang panjat pagar -_-.

---

Pengemis di jalan pasti mengemis di lampu merah. Sedikit – sedikit lampu merah. Maunya ada perubahan contohnya pengemis lampu kuning. Kerjanya hanya 3 detik.

“pak, pak minta pak.. eh sudah lampu hijau”

---

Kalian pernah merasakan kalau membeli sesuatu dapat kembalian tapi uangnya robek. Iya uangnya robek. Kalau mau dipakai belanja lagi nanti penjualnya kira kalau uang kita yang sobek. Dilipat lipat.. lipat..lipat.. kita pakai belanja. Awalnya penjualnya curiga. Dibuka.. dibuka.. dibuka.. eh tersambung lagi. Ternyata penjualnya pesulap.

---

Tadi, ada Si Senandung, kucing saya. Saya lihat Si Senandung. Si Senandung lihat saya juga. Pas lihat – lihatan sama Si Senandung mata saya berdarah. Iya kucing kan penglihatannya tajam -_-.

---

Oh iya kenapa penjual boraks itu sering namanya Mawar?

Karena kalau mawar melati semuanya indah -_-

---

*kriing…kriinng*

Eh ada telepon. Saya angkat telepon dulu. Baru saya lanjut.

“oh.. halo, siapa?”

“…..”

“acara konro?”

“….”

“ho.. tidak bisa, saya sedang tulis blog”’

“……”

“oke, maaf di’”

Haaaa… ternyata telfon dari Sumanto. Dia ajak saya acara makan konro. Sebenarnya tulis blog bukan alasan. Tapi, takutnya Sumanto kambuh lagi terus daging yang dipakai jadi konro itu daging MANUSIA.. atau tidak saya yang di KONRO -_-  


Selamat malam

6 Komentar

  1. ceritanya panjang banget gan, tapi enak aja di baca nice post gan....

    BalasHapus
  2. keren ceritanya. semoga bisa jadi penulis yang Professional :)

    BalasHapus
  3. Seru gan ceritanya. ditunggu cerita lainnya. NIce

    BalasHapus
Lebih baru Lebih lama