Bohong dalam Kehidupan….~~~~


Semua pernah berbohong…


Selama 16 tahun saya hidup pun, sudah banyak liat bagaimana orang berbohong dan bagaimana saya sendiri dengan pandainya juga berbohong…

Bukan hanya melihat tapi juga merasakan dan tertawa akan hasil dari kebohongan yang diperoleh…
Kadang bohong menjadi kebahagiaan sendiri meski itu artinya kita injak injak orang yang sudah menderita biar lebih sedih lagi… tapii kadang kita menikmatinya dan uniknya semua orang juga pernah dalam kondisi seperti ini…

Lucunya ada suatu waktu dimana manusia ditantang harus berbohong dalam kondisi yang wajar ataupun tidak wajar… dalam kondisi segenting apapun ataupun santai….

kondisi wajar  tidak wajar genting dan santai itu… MAKSUDNYA??

Kondisi wajar atau santai itu sama sebenernya dimana kondisi ini adalah ketika Agang sebenarnya biar janganmi berbohong namun berdasarkan main - main belaka ataupun karena dahulunya mempunyai dendam pada yang bersangkutan jadi bohong...

Nah kalo kondisi tidak wajar atau seringnya genting ini adalah kondisi dimana Agang takut kepada orang yang dibohongi dan akhirnya harus menyatakan kebohongan itu kepada yang bersangkutan agar tidak kena dampak-dampak negatif yang dibayangkan…

Apa itu Bohong?

Bohong itu menurut definisi saya yang sudah hidup selama 16 tahun…  bohong adalah kondisi dimana Agang tidak mengatakan yang sebenarnya… melebih-lebihi kenyataan yang sebenar-benarnya… mengurangi cerita yang sebenarnya…  dan kondisi dimana ketika Agang yang sudah memulainya maka akan berdampak pada ketagihan dan mempunyai efek yang lebih dahsyat daripada merokok kalo berkepanjangan.

Ada beberapa sifat pembohong yang saya simpulkan…. Ada pembohong abadi yang seluruh hidup dan nafasnya hanya untuk berbohong…  pembohong ta’ cappi’ (terselip) yang selalu menempatkan dirinya dalam situasi kepepet dan menyatakan bahwa berbohong adalah tindakan pembelaan diri… lalu pembohong plus plus dimana dalam kondisi ini kita akan menyatakan ah sekali sekali ja’ bohong atau menyatakan bahwa dia jaraang sekaaaliii berbohong…

meski bohong itu adalah menyatakan ketidakbenaran dari sebuah kenyataan tapi tetep saja menurut saya bohong itu terbagi dua… lie devil and lie angel… Bohong Angel berarti berbohong demi kebaikan meski bisa dibilang tetap saja yang bersangkutan berbohong itu tidak baik… Nah yang berbahaya adalah Bohong Devil dimana ini termasuk kedalam pembohong abadi dan menjadi tipe yang harus dijauhi karena dia menjadikan pangeran / putri bohong dari hatinya dan bohong adalah bagian dari hidupnya.

sekarang kita bahas Bohong dari ukuran… yang namanya bohong itu mau kecil apa besar ya pasti yang kecil jadi besar yang besar jadi tambah besar.. Ya mungkin Agang berfikir begitu namun ketika saya memperhatikan orang-orang disekitar benar ada bohong kecil dan besar ini… Bohong kecil itu ketika kita berbohong namun dalam skala kecil seperti membohongi anak kecil kalo uang habis padahal sebenarnya Agang malas kasih… dan bohong besar itu masuknya kedalam korupsi atau yang besar-besar, ngebohongin orang tua juga termasuk bohong besar...

Jadi siapa yang bohong???

Kita semua pembohong tapi yang membedakan kita dengan yang lain adalah kita pembohong seperti apa? apakah pembohong Abadi… ta’cappi’ atau Plus plus? Bagaimanakah kita melalui proses saat kita dalam fase berbohong... Nah proses dalam fase inilah yang akan merubah pribadi kita... Pembohong Abadi misalnya… umumnya adalah mereka yang sama sekali tidak mau menerima kenyataan… sulit menerima situasi kehidupan karena tidak sesuai dengan harapan mereka dan yang mereka berlindung di atap kebohongan agar akan memperbaiki kehidupan mereka… dan akhirnya mereka akan tinggal selamanya di dunia kegelapan…

Bohong termasuk bagian dari kehidupan…

Dampak????

Selalu ada dampak atas apa yang dilakukan dan atas apa yang dipilih… dapat berdampak kepada rasa sakit yang luar biasa apalagi bila diawali dengan berbohong tentunya sakitnya akan berkali-kali lipat...

Pernah ada suatu cerita dimana ketika seorang Ibu menakut-nakuti anaknya kalo permen dapat membuat giginya pergi dari gusinya dan pada akhirnya si anak bakal tidak punya gigi lagi… mungkin bisa dikatakan ini bohong Angel tapi bila akhirnya larangan itu mendarah daging kedalam dirinya… bisa jadi 2 hal ketika besar anak itu menyadari bahwa permen tidak akan langsung membuat giginya kabur dari gusinya tapi ada larangan dibaliknya yakni jangan memakan permen terlalu banyak dan satu lagi adalah trauma anak itu tidak akan pernah mau memakan permen karena nanti giginya kabur semua... Yaaa.. selalu ada pilihan… selalu ada dampak dan selalu ada hasil untuk segala perbuatan….

Oke saya pergi… 

2 Komentar

  1. jadi kesimpulannya , jangan bohong , karena verbohong itu tidak baik :D

    back : http://yunaler.blogspot.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu pula tidak ada namanya kebohongan yang baik, sekalipun itu untuk kebaikan bohong tetaplah kejahatan, sekali berbohong akan ada kebohongan lain untuk menutupi kebohongan sebelumnya

      Hapus
Lebih baru Lebih lama