Saya And SMANSAT


Saya mau bagi cerita sama kalian semua...kalian pernah alami pastinya tentang sekolah favorit yang ada di daerah kalian... walaupun ada daerah kalian yang tidak dilalui angkutan umum kodong pasti sampeji nu dengar itu sekolah favoritka... di daerah saya juga bagitu dan daerah saya masih dilalui Pete’ Pete (Angkot) #TidakPenting dalam masa pengumuman UN wattu SMP yang semua orangnya termasuk golongan bingung mau lanjut dimana...saya juga disaranin sama keluarga masuk SMAN 1 TINGGIMONCONG atau biasa disebut SMANSAT... SMAN 1 PARIGI / SMAPAR... bahkan SMAN 2 TINGGIMONCONG / SMUDAMA yang termasuk sekolah favoritnya anak Sulawesi...
jadi saya putuskan untuk sekolah di SMANSAT Tok.. Tok.. Tok.. #PaluHakim 

Singkat Cerita...

Dalam perjalanan saya dari kantor mau ke kelas saya ketemu sama teman saya yang bingung mau sekolah dimana... kita sebut saja Si Tuyul (nama disamarkan) “dimanako mau lanjut???” Tanya Tuyul “mungkin di SMANSAT, Kalau katte (dalam Makassar berarti kita, atau kau dalam artian sopan)

“FDST#guytdbRY568%$&$*(###... Bla... Bla... Bla..”

Selanjutnya terjadi percakapan dengan pake bahasa planet dengan ada adegan pukul pukulan bahu...

Tuyul akhirnya memutuskan untuk mendaftar di SMANSAT juga disusul dengan beberapa rekan seperjuanagnku mungkin lebih dari 10 orang...

Pada akhirnya ada lebih dari 10 orang anak SPENDUT (SMPN 2 TINGGIMONCONG) yang mendaftar di SMANSAT... tapi ada 1 orang yang tidak lulus...

Kalian semua tahu Dora The Explorer??? Begitulah saya berpetualangan sama Owl (Sepupu) (nama disamarkan) yang juga mendaftar disitu...
Tanpa disadari kita sudah berada di jalan pendidikan dimana tidak dekat lagi maumi sampe di SMANSAT... tanpa buang keringat kita langsung ke loket pendaftaran yang di dalamnya banyak sekali orang... seperti mau ambil saja sembako... dengan mengumpulkan rapor akhirnya didapatmi formulir yang harus dipakekan map warna merah... kesan pertama wattu kuliaki SMANSAT ini “luasnya lapanganna“ ~_~

Saya mau beri siraman rohani dulu... berikut titik dua... Kita harus berjuaaaang untuk mendapatkan nilai yang bagus disini karna banyak sainganna... kita tidak tahu masa depan seperti apa??? Atau bagaimanami jadinya??? Tapi orang bilang itu adalah cerminan dari apa yang kita usahakan sekarang... Jarjit pernah bilang dua.. tiga.. empat.. lima..hasil itu tidek perneh khianati usahe... sebuah babak dari anak anak yang tidak ditauki asalnya dari mana berlanjut... sanggupkah mereka bertahan terhadap kerasnya persaingan pendidikan??? -_- #sifainikalimatnyadapatdarimana? Dunia pendidikan saja keras bagaimana dunia politik... social budaya.. dan dunia lain??? BERTAHANGLAH... ya katte harus bertahan dalam membaca postingan blog ini... minumlah antimo 3x sehari kalau katte merasa mabuk...

WAHAHAHAHA  -_- #APALUCU??      

2 Komentar

  1. saya kira samsat buat bayar pajak kendaraan, ehh malah singkatan nama sekolah. bahasanya nyampur tapi enak dibaca!!

    BalasHapus
Lebih baru Lebih lama