Materi: AGUS KURNIAWAN, S.PD
Manfaat
KIR bagi Siswa
1. Membangkitkan rasa ingin tahu trhadap alam
2. Meningkatkan daya nalar, kreasi dan kritis
3. Mengenalkan sifat-sifat ilmiah yang searah
dengan kurikulum merdeka
4. Memperluas wawasan komunijkasi
5. Sebagai ajang prestasi yang dapat digunakan
sebagai portofolio snmptn atau jalur undangan untuk melanjutkan ke pendidikan
tinggi
Manfaat
KIR untuk sekolah
1. Meningkatkan kondisi kondusif sekolah
2. Meningkatkan nilai tambah value sekolah
3. Menanamkan keterampilan
4. Menjalin hubungan dengan pihak luar
Managemen
Kelompok Ilmiah Remaja
1. Perencanaan kegiatan KIR
Harus termuat
unsur kegiatan, waktu dan tempat, substansi, pendanaan, sarana dan prasarana.
2. Pelaksaan kegiatan
Pembinaan siswa
diluar jam pelajaran.
3. Pengawasan dan evaluasi
4. Penilaian, melihat cataran hasil prestasi,
penemuan yang telah ditemukan.
Selama satu
semester, bisa dilakukan:
1. Pelatihan karya tulis ilmiah
2. Ide inovasi yang nantinya dimbimbing dengan
guru
3. Kerangka penelitian
4. Eksperimen
5. Penulisan karya tulis ilmiah
6. Pengujian penemuan/ presentasi di depan
7. Laporan penelitian disempurnakan
8. Dipublikasi karya di perpustakaan sekolah
9. Diizinkan mengikuti kompetisi KTI
Untuk
persiapan perekrutan anggota baru dalam ekstrakurikuler, berikut adalah
langkah-langkah yang dapat diikuti:
1.
Perekrutan Anggota Baru:
a.
Seleksi Administrasi: Buat formulir pendaftaran yang mencakup informasi dasar
seperti nama, kelas, kontak, dan alasan mereka ingin bergabung dengan
ekstrakurikuler tersebut. Pastikan semua calon anggota mengisi formulir dengan
lengkap.
b.
Seleksi Bakat: Lakukan sesi seleksi bakat untuk mengidentifikasi kemampuan dan
minat calon anggota. Misalnya, jika ekstrakurikuler tersebut adalah klub musik,
Anda dapat meminta mereka untuk mengikuti audisi atau membawa alat musik
mereka.
c.
Penilaian: Evaluasi setiap calon anggota berdasarkan hasil seleksi administrasi
dan seleksi bakat. Tentukan kriteria yang relevan dengan ekstrakurikuler
tersebut dan gunakan rubrik penilaian untuk memudahkan proses penentuan.
2.
Pengenalan Terkait KTI:
a.
Sosialisasi: Setelah perekrutan, adakan pertemuan dengan anggota baru untuk
memberikan informasi tentang Karya Tulis Ilmiah (KTI). Jelaskan apa itu KTI,
tujuannya, dan manfaatnya bagi anggota ekstrakurikuler.
b.
Materi Pendukung: Siapkan materi-materi pendukung seperti brosur, presentasi,
atau video yang menjelaskan lebih lanjut tentang KTI. Sampaikan informasi
mengenai kategori-kategori yang ada, batasan waktu, aturan, dan persyaratan
yang perlu dipenuhi.
3.
Pelatihan KTI:
a.
Identifikasi Kebutuhan: Identifikasi keahlian dan keterampilan yang diperlukan
untuk berpartisipasi dalam KTI. Berdasarkan penilaian tersebut, tentukan area
pelatihan yang perlu diberikan kepada anggota.
b.
Rencanakan Sesi Pelatihan: Jadwalkan sesi pelatihan rutin untuk membantu
anggota memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam persiapan
KTI. Sertakan latihan praktis, studi kasus, atau simulasi sesuai dengan
kebutuhan.
4.
Pembuatan Essay yang dikompetisikan dalam Tingkat Sekolah:
a.
Tema dan Panduan: Tentukan tema untuk essay yang akan dikompetisikan. Berikan
panduan yang jelas mengenai panjang essay, format penulisan, dan batas waktu
penyerahan.
b.
Proses Penulisan: Berikan waktu kepada anggota untuk menulis dan mengembangkan
essay mereka. Bantu mereka dengan memberikan umpan balik konstruktif dan dorong
kreativitas dalam penulisan.
5.
Evaluasi dan Tindak Lanjut dari Pembimbing:
a.
Evaluasi Kinerja: Setelah essay dikumpulkan, lakukan evaluasi dan penilaian
yang obyektif terhadap kualitas karya yang dihasilkan oleh anggota.
b.
Pembimbingan: Berikan umpan balik secara individual kepada anggota tentang
kekuatan dan area yang perlu ditingkatkan dalam penulisan essay. Bantu mereka
untuk memperbaiki karya mereka.
.png)