Haloha~~
Selamat Datang Di blog penuh Syukur. Wkwk
Ini postingan pertama 2023. Rasanya pernah mosting tidak jauh jauh hari, ternyata postingan terakhir itu Desember 2022. Tidak terasa sudah menuju akhir bulan Februari.
Selamat pagi/siang/sore/maghrib/malam/tengah malam/dini hari/subuh buat semuanya
Dalam kesempatan workshop nasional, yang Saya hadiri pada tanggal 3-5 Oktober 2022 melalui daring, pembicara pada sesi atau hari pertama adalah Randi Pratama, M.Pd (Dosen Universitas Jember). Beliau membawakan materi tentang
“Konsep dan Ide Penulisan PTK”
Apa itu PTK?
PTK (Penelitian Tindakan Kelas) adalah penelitian yang dilakukan oleh guru dalam bentuk berbagai kegiatan yang bertujuan untuk memperbaiki dan, atau meningkatkan mutu pembelajaran di kelas. PTK dibuat semudah mungkin asalkan tujuannya meningkatkan mutu pembelajaran di kelas.
PTK diperkenalkan oleh Kurt Lewis. Penelitian jenis apapun masih bisa digunakan, sebenarnya tidak ada penelitian yang jadul. Saya ingat ada guru besar di kampus punya pendapat kurang lebih sama
“penelitian tidak ada yang jadul tetapi hanya saja dari segi metod ataupun hasilnya mungkin sudah tidak relevan atau tidak akurat lagi dalam konteks saat ini. Karena ilmu pengetahuan akan berkembang dan pembaharuan terus menerus. Beberapa penelitian jadul masih memiliki nilai penting dan dapat digunakan sebagai dasar untuk penelitian lanjutan”
Selain PTK ada pula penelitian tindakan lain antara lain;
PTS (Penelitian Tindakan Sekolah), adalah jenis penelitian yang dilakukan oleh kepsek, guru, maupun staf di sebuah sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengajaran di sekolah tersebut, dengan focks pada kebutuhan siswa dan masalah-masalah yang dihadapi dalam proses belajar mengajar.
PTBK (Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling) adalah penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan bimbingan dan konseling yang diberikan konselor atau guru BK di sebuah lembaga pendidikan. Penelitian ini dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan siswa dan mengidentifikasi masalah atau tantangan dalam program bimbingan dan konseling di sekolah tersebut.
PTKp (Kepengawasan) adalah penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk memperbaiki system pengawasan dan memastikan kepatuhan terhadap aturan atau kebijakan yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi Tindakan pengawasan yang dilakukan oleh pihak berwenang. Ringkasnya bagaimana pengawas meningkatkan sekolah sekolah binaan.
Begitu~
Latar Belakang Masalah PTK
1.Identifikasi masalah-masalah di kelas dulu bukan cari solusi dulu.
2.Analisis semua penyebab permasalahan pembelajaran di kelas yang telah diidentifikasi. Misalnya, media kurang tepat dalam pembelajaran ini.
3.Rumuskan masalah, menentukan urgensi masalah pembelajaran yang akan diteliti. Pilih satu atau beberapa. Untuk penulis pemula disarankan mencoba satu masalah yang paling urgent diselesaikan.
4.Alternatif solusi masalah, menentukan alternatif tindakan untuk masalah. Bisa memilih metode atau media ataupun keduanya.
Model/ Metode Apa yang dapat Diterapkan?
Apapun bisa terapkan dengan catatan pendidik mampu dan paham menerapkan model atau metode tersebut. Perhatikan ciri-ciri, langkah-langkah, kelebihan dan kekurangan sambil mengira-ngira dan bisa melihat teori-teori apakah akan menyelesaikan masalah tersebut atau tidak. Selain itu, apakah siswa sanggup untuk memahami yang akan diterapkan?
Media atau alat peraga apa yang dapat kita gunakan? Pastikan alat peraga ada dan mampu untuk digunakan. Selain itu bisa memanfaatkan ICT, misalnya, Zoom, Google Classroom, dll
Bagaimana Cara Menulis Judul PTK?
Format penulisan judul PTK
1. Penerapan Model…. Untuk Meningkatkan…. Siswa…Materi… Tahun Pelajaran
2. Penggunaan Media…. Untuk Meningkatkan…. Siswa…Materi… Tahun Pelajaran
3. Penerapan Model…. Dan Media… Untuk Meningkatkan…. Siswa…Materi… Tahun Pelajaran
4. Upaya Peningkatan….Siswa….Tahun Pelajaran….dengan Menggunakan Metode…
Ciri-Ciri PTK
PTK penekanannya adalah terdapat siklus. Siklus adalah suatu tindakan atau peneliti dengan urutan sebagai berikut
1. Perencanaan (plan)
2. Pelaksanaan (action)
3. Pengamatan (observe)
4. Refleksi (reflection)
Berapa siklus minimal PTK? Berapa siklus maksimal PTK?
Siklus minimal adalah dua.
Kenapa tidak satu saja?
Kalau hanya satu saja artinya tidak bersiklus/ berputar. Sedangkan PTK ciri khususnya adalah bersiklus.
1 siklus = 2 x pertemuan. Jadi PTK minimal ada 4 Pertemuan.
APA YANG DILAKUKAN SETIAP SIKLUSNYA?
1.Perencanaan, tahap ini dimulai dengan merumuskan tujuan yang ingin dicapai dalam siklus tersebut, menentukan metode dan Teknik pengumpulan data, merencanakan kegiatan pembelajaran dan tindakan perbaikan, serta menentukan kriteria keberhasilan yang akan digunakan untuk mengevaluasi hasil dari setiap siklus.
2.Tindakan: tahap ini dilakukan dengan melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai dengan rencana yang telah disusun, serta melakukan tindakan perbaikan untuk memperbaiki masalah atau kekurangan yang telah ditemukan pada siklus sebelumnya.
3.Observasi: tahap ini dilakukan dengan mengamati dan mencatat data yang relevan selama kegiatan pembelajaran, serta mengumpulkan data dari berbagai sumber, seperti angket, wawancara, atu observasi lapangan.
4.Evaluasi: tahap ini dilakukan dengan menganalisis dan mengevaluasi data yang telah dikumpulkan dan membandingkan hasil yang dicapai dengan kriteria keberhasilan yang telah ditetapkan sebelumnya.
5.Refleksi: tahap ini dilakukan dengan melakukan refleksi terhadap hasil evaluasi dan pengalaman yang telah dilakukan selama siklus, serta merencanakan tindakan perbaikan untuk siklus berikutnya.
Materi yang dilakukan Saat Penelitian disetiap Pertemuannya Sama atau Beda?
Perihal materi, ada yang menyarankan materi yang sama ada juga yang menyarankan materi berikutnya. Cuma, materinya tetap cakupannya jelas. Misal barisan aritmetika, barisan deret: aritmetika & geometri.
Perbedaan Penelitian Formal Dan PTK
1. Penelitian lain bisa dilakukan orang lain, kalau PTK dilakukan oleh guru pada kelas itu sendiri.
2. Subjek, pada penelitian formal subjek umumnya dalah kelompok besar atau populasi yang mewakili suatu populasi tertentu. Subjek seringkali dipilih secara acak dan berusaha untuk memperoleh sampel yang representative dati populasi tersebut. Sedangkan penelitian PTK adalah siswa atau kelas yang diteliti yang dipilih secara sengaja berdasarkan masalah atau kelemahan yang ingin diperbaiki.
3. Pada PTK tidak harus diuji normalitas dsb.
4. Instrument penelitian tidak usah diuji validasi atau reabilitas. Seorang guru bisa langsung menerapkan instrument.
5. Tidak menggunakan statistik yang rumit hanya rata-rata atau persentase.
6. Tidak perlu mencantumkan hipotesis.
7. Teori bukan sebagai landasan utama.
8. Boleh dilakukan pretest dan posttest, boleh juga tidak dilakukan pretest dan postest tetapi hal ini dapat mengurangi validitas dan reabilitas hasil penelitian. Boleh saja hanya langsung observasi. Tergantung penelitian seperti apa si.
9. PTK boleh tanpa skor seperti deskripsi.
Jadi PTK, Penelitian Mudah kan?
CARA CARI SUMBER?
Gunakan buku-buku kuliah, banyak sekali. Kalau dari internet, bisa melalui google schoolar, jurnal LP4I, jurnal OJS UNM misalnya atau bisa ambil rujukan dari artikel penelitianku. Boleh bisa dilihat dibawah ini:
DALAM KURIKULUM MERDEKA, BAGAIMANA?
Dalam kurikulum merdeka, guru lebih banyak menjadi fasilitator dan siswa yang lebih mandiri. Jadi dalam menulis PTK bisa menggunakan model/metode/strategi yang seperti itu misalnya Project Based Learning, dll, menyesuaikan lampiran dengan kurikulum merdeka. Alur PTK nya tidak berubah apapun kurikulumnya.
